Pakar Hukum Pidana Patrialis Ditangkap Karena Anti Ahok Nasibnya Sama Dengan LHI

Pakar Hukum Pidana: Patrialis Ditangkap Karena Anti-Ahok, Nasibnya Sama Dengan LHI
muslimbersatu Jumat, Januari 27, 2017

Pakar hukum pidana sekaligus perumus UU KPK, Romli Atmasasmita, menyebut penangkapan hakim MK, Patrialis Akbar, bernuasa politik, karena atrialis menyerukan agar warga tidak memilih calon gubernur inkumben Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"KPK sebagai lembaga independen yang tak ada duanya di republik ini sering kebetulan; PA (Patrialis Akbar) ajak tidak pilih Ahok kena OTT; nasibnya sama dengan AU (Anas Urbaningrum) dan LHI (Luthfi Hasan Ishaq)," tulis Romli di akun Twitter-nya @rajasundawiwiha, hari ini.

Kepada Rimanews, Romli menjelaskan, operasi tangkap tangan KPK bisa menimpa siapa saja, jika yang bersangkutan dianggap melawan. "Kayaknya suatu saat KPK bisa OTT presiden dan wakil presiden atau pimpinan DPR RI dengan wewenang luar biasanya," kata Romli.
Romli juga menyebut, KPK bisa dengan mudah menangkap siapa pun yang lantang menentang komisi antikorupsi itu. "Serba kebetulan, seperti OC kaligis yang selalu lantang mengkritisi KPK, saya juga hampir saja," kata Romli.
Romli karena itu meminta agar kewenangan KPK melakukan penyadapan ditinjau ulang. "Keluarbiasaan KPK dalam OTT lanjutan penyadapan/rekam pembicaraan tanpa izin pengadilan perlu check & balance dan supervisi untuk cegah abuse," tambahnya.
"Praktik OTT dari hasil sadapan memang sukses tapi harus jelas status hak org yang ditangkap," sambung Romli

Letjen Purn Kiki Syahnakri Anak Cucu PKI Berusaha Memutarbalik Sejarah

Letjen (Purn) Kiki Syahnakri: Anak-Cucu PKI Berusaha Memutarbalik Sejarah
muslimbersatu Kamis, Januari 26, 2017

Paham komunisme sudah memudar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tetapi, bangsa Indonesia harus terus mewaspadai kebangkitannya.

Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), Letnan Jenderal TNI (Purn) Kiki Syahnakri, mengatakan, sistem komunisme memang tidak diterapkan utuh oleh negara-negara di mana paham itu pernah tumbuh subur, seperti Rusia dan China.
Walau begitu, Kiki mengaku masih khawatir dengan keberadaan para keturunan kader komunis di Indonesia. Menurut dia, ada usaha dari anak dan cucu kader Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk memutarbalik fakta dan sejarah.
"Saat ini ada usaha memutarbalik fakta dan sejarah oleh anak cucu PKI. Mereka berusaha mengatakan mereka sebagai korban dan tidak terlibat. Kalau tidak terlibat kenapa si Aidit kabur? Bahaya laten komunisme masih harus diwaspadai. Kami khawatir," kata Kiki di kantornya, beberapa saat lalu, Kamis (26/1).
Mantan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu khawatir generasi penerus bangsa akan menerima informasi yang keliru soal PKI atau paham komunisme. Bisa jadi, malah TNI atau Nadhlatul Ulama (NU) yang disalahkan atas tragedi yang pernah terjadi di Indonesia.
"Komunis bahaya. Kalaulah mau maaf-maafan, ayo. Lupakan semua, mari kita menatap masa depan. Tapi kalau mau bangun lagi dan kita malah yang disuruh minta maaf, jangan," demikian Kiki

Mintalah selalu keafiatan Bersyukur atas keselamatan dan keafiatan sehat lebih baik daripada bersabar atas penyakit dan musibah

Mintalah selalu keafiatan
Bersyukur atas keselamatan dan keafiatan ( sehat ) lebih baik daripada bersabar atas penyakit dan musibah.
Nabi ﷺ menganjurkan kita untuk senantiasa meminta keafiatan ( selamat dan sehat ) di dunia dan di akhirat.
ما سئل الله شيئا أحب إليه من أن يسأل العافية
"Tidak ada doa yang lebih disukai Allah kecuali doa minta afiat keselamatan" ( Tirmidzi 3515 )
Yang dimaksud dgn afiat adalah sehat dan selamat pada jasadnya, keluarganya, anak-anaknya, hartanya dan selamat atas aqidah dan agamanya.
Berikut,,,
doa supaya senantiasa kita afiat, sehat dan selamat di dunia dan di akhirat:
اللهم اني اسالك العفو والعافية والمعافاة الدائمة في الدين والدنيا والاخرة
Allahumma inni as alukal afwa wal afiyah, wal muaa faatad daaimah, fid diini waddunya wal aakhirah
Artinya: " Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kemaafan dan kesehatan dan pemeliharaan yang berkesinambungan dalam hal agama, dunia dan akhirat".
Amin! semoga selalu afiat, sehat dan selamat.
See Translation

Assalamualaikum_Cawapres_Jokowi Prof DR K H Ma ruf Amin Beliau lahir di Tangerang Pada Masa Pendudukan Jepang Pada tanggal 11 Maret 1943 Beliau adalah seorang ulama Bahkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia

#Assalamualaikum_Cawapres_Jokowi
Prof. DR. K. H. Ma'ruf Amin
Beliau lahir di Tangerang,
Pada Masa Pendudukan Jepang,
Pada tanggal 11 Maret 1943
Beliau adalah seorang ulama
Bahkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia
Beliau Juga Rais 'Aam PBNU loh...
Beliau pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 10 April 2007 dan dilantik kembali untuk periode kedua pada 25 Januari 2010.
Beliau pernah tergabung dalam Partai Persatuan Pembangunan juga Partai Kebangkitan Bangsa
Selain sebagai ulama, beliau juga adalah seorang dosen dan seorang politisi.
Berikut adalah Jabatan keren yang pernah beliau pegang :
1. Ra'is 'Aam PBNU (2015-2020)
2. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (2015-2020)
3. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hubungan Antar Agama (2010 – 2014)
4. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Kehidupan Beragama (2007-2009)
5. Anggota Koordinator Da’wah (KODI) DKI Jakarta
6. Anggota BAZIS DKI Jakarta
7. Ketua Fraksi Golongan Islam DPRD DKI Jakarta
8. Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta
9. Pimpinan Komisi A DPRD DKI Jakarta
10. Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (pertama)
11. Anggota MPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
12. Ketua Komisi VI DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
14. Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat
15. Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)
16. Penasihat Lembaga Bahtsul Masail
17. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM-PBNU)
18. Dosen STAI Shalahuddin Al-Ayyubi Jakarta
Sebersih apapun masa lalu nya,
Sebagus apapun keislaman nya,
Sebesar apapun ketokohan ulama nya
Juga Setinggi apapun pendidikan nya,
Tetap akan di bully juga oleh para kampret

Prof Kacung Marijan yang Sederhana Saat saya jadi dirjen mobil saya xenia seribu CC kata Prof Kacung

Prof Kacung Marijan yang Sederhana
"Saat saya jadi dirjen, mobil saya xenia, seribu CC," kata Prof Kacung."Sekarang ertiga, 1400 cc, saya ya bisa beli mobil bagus-bagus, tapi ya buat apa." imbuhnya lalu terkekeh.
Prof Kacung menyampaikannya saat seminar di FIA Unisma, tadi siang. Saya yang mewakili pimpinan untuk jadi narasumber, hanya bisa manggut-manggut. Sejak SMA, saya menyukai tulisan-tulisan beliau yang bernas.
Prof Kacung menyinggung kesederhanaan, setelah dia membahas tentang korupsi. Menurut dia, orang kadang tidak korupsi karena tidak punya kesempatan."Saya sudah melalui kesempatan itu, saat menjadi dirjen." katanya.
Sedangkan saat ini, Prof Kacung jadi wakil rektor di universitas NU Surabaya. Tapi, katanya lagi, gajinya melebihi rektor."Karena saya komisaris BUMN, meski BUMN kecil, bisa beli pajero atau apalah, tapi buat apa," imbuhnya.
Dari kesederhanaan Prof Kacung, kita bisa bercermin.
See Translation

SELAMAT DATANG PEJUANG INFO PENGUMUMAN Berikut hasil seleksi Tes Wawancara OPREC Relawan Turun Tangan Palu periode Juli 2018

SELAMAT DATANG PEJUANG ??
INFO PENGUMUMAN :
Berikut hasil seleksi Tes Wawancara OPREC Relawan Turun Tangan Palu periode (Juli 2018) :
1. Joice 775
2. Hadi 773
3. Nike 765
4. Aprianti 762
5. Sairun 760
6. Rahmira 760
7. I Gede 755
8. Rifaldi 750
9. Rani 745
10. Dandi 740
11. Isra Kurniawan 730
12. Khaulah 730
13. Nabila 725
14. Faisal 725
15. Nirmala 720
16. Felixia 715
17. Siti Ns. 710
18. Kiki 705
19. Rahma 700
Nama-nama diatas dinyatakan lulus dan diharapkan melanjutkan ke tahap yang ketiga yakni Tes seleksi manajemen Project.
Namun sebelum itu diharapkan hadir pada pembekalan relawan pada tanggal 14 - 15 Juli.
Untuk waktu dan lokasi pembekalannya akan kita informasikan lebih lanjut.
Sekian dan Terima kasih ?
Ttd
Panitia Oprec TT Palu 2018

KH SAID AQIL SIRADJ BANTAH KABAR ADA ANCAM ANCAMAN PENGURUS PBNU JIKA MAHFUD MD JADI CAWAPRES JOKOWI

KH.SAID AQIL SIRADJ BANTAH KABAR ADA ANCAM ANCAMAN PENGURUS PBNU JIKA MAHFUD MD JADI CAWAPRES JOKOWI
Kamis, 9 Agustus 2018 01:04
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sangat menyayangkan beredarnya kabar tidak benar tentang adanya ancaman dari pengurus besar NU jika mantan Ketua MK Mahfud MD menjadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019.
Ketua UmumPBNU, KH Said Aqil Siradj, mengklarifikasi beredarnya kabar ancaman Jika Mahfud MD menjadi Cawapres Jokowi.
Dikutip dari Tribunnews, beberapa saat lalu, beredar berita Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan ancaman jika Mahfud MD terpilih menjadi Cawapres Jokowi.
Lewat Press Rilis yang dikirim ke Tribunnews.com, Rabu (8/8/2018), Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menepis berita tersebut.
"Berita itu tidak benar, tidak ada ancam mengancam," kata Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj.
Baca: Andi Arief Sebut Prabowo Jenderal Kardus,Koalisi Gerindra-Demokrat Terancam Bubar
PBNU sangat menyayangkan beredarnya berita tidak benar tersebut.
"PBNU hanya mengusulkan empat kader NU terbaik kepada Pak Jokowi, jika Pak Jokowi tidak berkenan dengan usulan tersebut tidak nengapa, tidak apa apa, tidak masalah, itu haknya Pak Jokowi, itu wewenang beliau," ujar Kiai Said
"jadi berita itu tidak benar, kami hanya mengusulkan empat kader terbaik, tidak ada ancaman kepada siapapun," tegasnya.
Baca: Andi Arief Sebut Ada Mahar 500 M ke PAN & PKS, AHY Terpental dari Bursa Cawapres Prabowo
Beberapa saat lalu memang ada pertemuan beberapa tokoh di Kantor PBNU untuk membahas dinamika politik jelang pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden.
Hadir di pertemuan tersebut beberapa pengurus Nahdlatul Ulama diantaranya KH Said Aqil Siradj, KH Ma'ruf Amin termasuk Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar. (Tribunnews)
See Translation

KOALISI RINGKIH PAK JOKOWI Ketika Bung Fahri di ILC tadi malam memprediksi akan ada perpanjangan masa pendaftaran pasangan Capres Cawapres karena belum ada titik temu koalisi antar Partai banyak yang menduga pasangan bermasalah ada pada kubu oposisi

~ KOALISI RINGKIH PAK JOKOWI ~
Ketika Bung Fahri di ILC tadi malam memprediksi akan ada perpanjangan masa pendaftaran pasangan Capres/Cawapres karena belum ada titik temu koalisi antar Partai, banyak yang menduga pasangan bermasalah ada pada kubu oposisi.
Saya justru melihat, koalisi paling ringkih ada pada Pak Jokowi.
Walaupun beliau menjabat sebagai petahana, Presiden yang sedang berkuasa, tapi pada dasarnya posisi beliau sangat lemah. Beliau bukan Ketua apalagi "pemilik" salah Partai yang berhak mengajukan pasangan Capres/Cawapres.
Pak Jokowi cuma petugas Partai PDIP yang dipimpin atau tepatnya "dimiliki" Ibu Megawati Sukarno Putri.
Saya teringat bagaimana di detik-detik terakhir Gubernur Sumatera Utara yang jadi petahana, Tengku Erry Nuradi yang menjadi ketua Nasdem Sumut akhirnya harus gigit jari karena Nasdem justru mengalihkan dukungan kepada Jenderal Edy Rahmayadi.
Sekarang ketua-ketua Partai pendukung Pak Jokowi saling berebut dalam diam untuk mengajukan kadernya sebagai Cawapres.
Ini bukan cuma masalah bagi-bagi kursi, tapi persiapan dan menyiapkan jalan panjang kekuasaan untuk generasi sehabis era Megawaty-SBY dan Prabowo.
Apakah Puan, Airlangga dan Cak Imin akan diam berpangku tangan melihat salah satu diantara mereka menikmati panggung sendirian?
Tentu tidak, makanya opsi politikus jompo semacam Prof .Mpud, Muldoko sampai Yai Ma'ruf yang mereka ajukan kedepan agar pertempuran terbuka tidak meletus didepan mata.
Tapi pertempuran diam-diam ini justru paling membahayakan dan mematikan. Strateginya tidak bisa dibaca oleh lawan tapi juga oleh kawan.
Satu-satunya Partai pendukung militan yang mendukung tanpa syarat kepada Pak Jokowi menurut saya cuma Partai Nasdem. OK-lah ada PSI, tapi dukungan persyaratan mengajukan Capres/Cawapres belum bisa hanya bermodal Gincu Merah, tetap harus perolehan suara di Pemilu 2014 lalu.
Jadi andai tiba-tiba Bu Mega belok kiri, Cak Imin belok kanan dan Airlangga Hartarto tiba-tiba "ngerem" mendadak seperti kebiasaan Pohon Beringin, Maka Pencapresan Pak Jokowi akan tumbang ditengah jalan.
Bagaimanapun pasangan Puan- Airlangga cukup menggoda, demikian juga dengan GN-Cak Imin.
Kalau sampai ketiga partai pendukung utama merubah skenario mereka, tentu saja Pak Jokowi harus memesan tiket pulang ke Solo lebih cepat.
Bagaimanapun sejak Bang Anies berkuasa, udara Jakarta tidak cukup sehat untuk beliau. Lagipula mungkin saja Cafe Markobar perlu sentuhan koki baru.
Seperti Kolonel Sanders yang menjadi Ikon Kaefsi, wajah Pak Jokowi juga menurut saya cukup unik dan ikonik untuk menjadi Ikon Cafe Markobar.
Tentu saja beliau masih punya pilihan untuk membuka perternakan Kalajengking skala Internasional, dengan harga 140 miliar perliter sepertinya opsi ini cukup menggiurkan.
Terutama bagi orang yang akhir-akhir ini sering melamun dan termenung.
Ah...kisah remote TV kadang membuatku tertawa sendiri, ha..ha..ha...
#KomunitasKomunikasiCintaIndonesia
#TirikYaluk
#RPP2019
#OjoBaper
See Translation

Siapakah Capres Cawapres Sesungguhnya Akan diketahui pasti saat penetapan nomor urut

Siapakah Capres/Cawapres Sesungguhnya ? Akan diketahui pasti saat penetapan nomor urut. Karena masih ada tahapan yang harus dilalui misalnya Tes Kesehatan, tidak menutup kemungkinan ada satu calon yang harus berganti pasangan.
Masih ingat saat kabinet SBY kedua ? Calon Menteri yang sudah uji kesehatan dinyatakan tidak lolos, padahal menteri tersebut justru dijaman pak Jokowi lolos jadi menteri. Dalam politik tidak ada yang mustahil, semuanya bisa terjadi. Karena politik bukan sekedar 'adu citra' tapi adu strategi/siasat.
Maka untuk itu mari kita tunggu babak selanjutnya...
#KitaAdemIndonesiaTentrem
See Translation

Penggerebekan terduga teroris di Palangka Raya kalteng

Penggerebekan terduga teroris di Palangka Raya kalteng
Senin, 13 Agustus 2018,
Pukul 09.10 s.d 11.00 Wib
TKP Jl. Rajawali Km 6,5 Gg. Rukun No. 03 RT. 02 RW. XI Kel. Bkt Tunggal Kec. Jekan Raya , telah diamankan sepasang suami istri terduga Teroris oleh Tim Gabungan Polda Kalteng, Polres P. Raya dan Densus 88 Anti teror Mabes Polri dibawah Pimpinan AKBP Timbul Siregar Kapolres P. Raya
Identitas terduga teroris sbb:
Suami
Nama : Bpk Ludiono
Umur : 45 Thn
Pekerjaan : Disertir Polsus Rutan Kelas II A P. Raya
Istri
Nama : Astri
Umur : 40 Thn
Pekerjaan : Guru SDN 6
Terduga teroris tersebut saat ini dibawa oleh personil Densus 88 menuju Mapolda Kalteng.
Demikian informasi yg dapat diberikan.
#yunirusmini fb