Tokoh politik islam yang terus menerus menyudutkan pemerintah itu cecunguk israel amerika

Tokoh politik islam yang terus menerus menyudutkan pemerintah itu cecunguk israel,amerika.
Presiden RI hari ini Ir.H.Joko Widodo adalah termasuk 500 tokoh islam paling berpengaruh didunia,tepatnya di ranking 16.
Semestinya tokoh islam harus bersatu mendukung kepemimpinan beliau,adapun kekurangan2 nya di lengkapi oleh tokoh2 yang lain,bukan malah di cela2 dan di hujat.
Di fitnah PKI,antek asing dan aseng...ada apa ini???
Kok malah semua mau jadi presiden???
Hal ini membuktikan mereka adalah pembohong besar yang mempolitisasi agama untuk kepentingan berkuasa dan membodohi umat.
Menghasut,adu domba gaya israel - amerika di timur tengah.

Cawapres Representatif Golongan Pilihan yang jatuh terhadap Kyai Ma ruf Amin sebagai Cawapres Jokowi adalah bukti Nyata Politisasi Agama untuk merebut tampuk Kekuasaan

| Cawapres Representatif Golongan |
Pilihan yang jatuh terhadap Kyai Ma’ruf Amin sebagai Cawapres Jokowi adalah bukti Nyata Politisasi Agama untuk merebut tampuk Kekuasaan.
Karena Posisi Kyai Ma’ruf Amin sebagai Ketua MUI dan Rais ‘Am PBNU.
Kita tidak boleh membiarkan masyarakat larut pada Politisasi agama dalam menentukan Pilihan Politiknya, masyarakat harus di ajak rasional dalam menilai kandidat Presiden dan Wakil Presiden Pilihannya.
Adu Kuat Politik Gagasan dan Program Unggulan masing-masing kandidat adalah hal yang paling utama di sebuah Kompetisi. Agar masyarakat tidak terbelah pada dua golongan, ini akan membuat Capek siapapun yang terpilih nanti.
Kita pernah punya pengalaman pada tahun 2004 ketika Megawati berpasangan dengan KH Hasyim Muzadi juga Pasangan Wiranto dan Sholahuddin Wahid ( Gus Sholah ), Hasilnya mereka Kalah dalam Kompetisi. KH Hasyim Muzadi saat itu merupakan Ketua Umum NU dan Gus Sholah adalah Cucu dari pendiri NU, darah biru di organisasi NU. KH Hasyim Muzadi berhasil menuju putaran kedua namun tetap kalah dengan SBY dan Gus Sholah terhenti di putaran pertama dengan menempati urutan ketiga.
Bandingkan dengan Prabowo yang memilih Sandi sebagai Cawapres, Pemuda Kaya Raya yang berdikari secara ekonomi dan berwibawa secara politik. Tidak membawa agama dan golongan, hanya kemampuan di bidang ekonomi yang patut kita apresiasi.
Kita harus pastikan bahwa Indonesia ini Maju dan berdiri tegak di atas dukungan dan kerja keras semua golongan !!!

Prabowo Diragukan Bisa Ngaji Mayoritas Alumni 212 Dukung Jokowi

Prabowo Diragukan Bisa Ngaji, Mayoritas Alumni 212 Dukung Jokowi
"Maaf ya, di 212 pernah tidak mengundang Prabowo mengaji?"
Suara.Com Reza Gunadha
Kamis, 16 Agustus 2018 | 17:38 WIB
Suara.com - Faizal Assegaf, Dewan Pendiri Presidium Alumni 212 , menyatakan eks demonstran anti-Ahok pada masa Pilkada DKI Jakarta 2017 yang tergabung dalam organisasinya mendukung Jokowi – Maruf Amin pada Pilprs 2019.
Ia beralasan, pemilihan Maruf Amin sebagai cawapres pendamping Jokowi merupakan kemenangan PA 212.
"Masuknya Maruf Amin sebagai cawapres itu sudah kemenangan 212, delapan puluh persen 212 dukung Jokowi," kata Faizal dalam diskusi publik ”Menebak Arah Politik 212” di D' Hotel, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (16/8/2018).
Menurutnya, Alumni 212 saat ini sudah terpecah belah, karena banyak ditunggangi kepentingan lain. Selain itu, pengurus asli dalam organisasi itu sudah banyak yang keluar.
"Secara realitas 212 sudah selesai. Realitasnya, komponen organisasinya sudah tak jelas, para pendiri sebenarnya banyak dipecat karena berbeda pendapat. Ini jelas terdapat tarik menarik kepentingan," ujarnya.
Ia juga menegaskan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto—yang juga menjadi kandidat capres pada Pilpres 2019—hanya memanfaatkan massa 212 untuk kepentingan pribadi.
Faizal menuturkan, Prabowo mendekati PA 212 untuk memeroleh banyak suara pendukung pada Pemilu 2019, sehingga menaikkan elektabilitas sang jenderal pada pilpres.
"Karakteristik prabowo tidak religius. Hanya simbolis, dia tidak mewakili kubu religius. Jadi kalau Prabowo ini dijadikan (capres) 212, itu kontraksi. Maaf ya, di 212 pernah tidak mengundang Prabowo mengaji? Prabowo bisa baca (Al quran) saja masih kami ragukan," jelasnya. [Yosafat Diva Bayu Wisesa]

Nah ini ada humor lucu soal kampanye presiden

Nah ini ada humor lucu soal kampanye presiden.
Ceritanya seorang capres berkunjung ke suku pedalaman. demi mendulang suara, terpaksa dia pergi keliling untuk menyapa suku terasing.
Maka kepala suku diminta mengumpulkan warga di lapangan pinggir hutan. Sang capres pun mulai berpidato di depan para anggota suku yang belum berpakaian itu.
"Saudara-saudara sekalian. Kalau saya terpilih, saya akan memberi anda semua pakaian bagus. Anda tidak akan telanjang dada lagi!" teriak si capres.
Anggota suku tampak tertawa. "Bora.. Bora," teriak mereka.
Melihat antusias penonton dan teriakan 'bora' yang seperti tanda dukungan, si capres makin bersemangat. "Saya akan membangun gedung sekolah dan rumah sakit di sini!"
Anggota suku makin riuh bertepuk tangan dan bersorak. "Bora.. bora.. boraaa!"
"Hidup rakyat! Saya janji tidak akan ada bocor lagi!" teriak si capres. Maka teriakan keras makin terdengar. "Boraaa... boraa.. boraaaa!"
Si capres merasa senang. Dia turun dari panggung sambil tak henti-henti tersenyum dan melambaikan tangan. Tak sadar dia melewati kandang kerbau dan menginjak kotoran kerbau.
Si kepala suku geleng-geleng. "Anda tidak hati-hati. Coba lihat sepatu anda kena bora kerbau," kata si kepala suku
((merdeka))

JEBAKAN BATMEN Taktik jitu para lawan AHOK mengatasnamakan Ma aruf Amin selaku ketua MUI dan warga NU setelah menekuk FPI yg dulu teriakannya AHOK menista agama sudah kadaluwarsa

JEBAKAN BATMEN
Taktik jitu para lawan AHOK mengatasnamakan Ma'aruf Amin selaku ketua MUI dan warga NU setelah menekuk FPI yg dulu teriakannya AHOK menista agama sudah kadaluwarsa.
Kini jebakan dari lawan AHOK menempuh numpang atas nama ketua MUI. Apakah berhasil?
Jelas sidang ke-8 sangat menguntungkan AHOK, pengakuan Ma'aruf menggemparkan membuka tabir seputar fatwa tdk menonton lgsg vidio AHOK, tdk penting bertemu AHOK dan mengakui keluarnya fatwa atas desakan masyarakat. MUI tdk ada hubungan dgn gerakan demo 411 dan 212 dan tdk pernah menerima telepon dari SBY.
Kali ini publik semakin yakin, ini lebih sexsi dari kasus Firza hots.
Jebakan dari team AHOK lebih menampar skak mat lawannya, sy namakan jebakan Batmen.
Ketika Ma'aruf membantah tdk pernah bertelepon dgn SBY, maka AHOK yg mempunyai bukti percakapan itu lgsg merespon dgn keras dan tegas. Respon keras dan tegas inilah yg dicoba dibesar-besarkan kembali oleh para lawan AHOK. AHOK telah menghina Ma'aruf Amin, AHOK telah melukai hati umat islam, AHOK telah menista warga NU dst.
Tibalah jebakan itu.
Yg membuat SBY harus keluar dari sarangnya hari ini mengklarifikasi, bahwa ada percakapan dirinya dgn Ma'aruf Amin terlepas entah apa yg mereka bahas. SBY juga mengaku, ia telah disadap dan meminta transkrip mana kala sudah diubah.
Siapa diantara mereka yg berbohong?
Pada hal Ma'aruf Amin sudah konsisten dipersidangan tdk pernah menerima telepon dari SBY.
Sidang ke-8 ini terang-benderang menguak siapa sosok Ma'aru Amin, tp sayang lawan AHOK mencoba menjadikan ucapan AHOK senjata baru utk menghantamnya, namun Ahok cepat bergerak dgn cepat meminta maaf kepada Ma'aruf, yg membuat Ma'aruf dan pendukungnya malu karena ternyata SBY mengakui kebenaran ucapan AHOK.
Lantas, Ma'aruf Amin kapan meminta maaf kepada seluruh warga Indonesia?
Kami menunggu.
#itusaja

Dinegara asalnya sudah ditetapkan teroris perusak tatanan beragama begitu juga di Malaysia disusul Singapura sudah pencarian interpol

Dinegara asalnya sudah ditetapkan teroris perusak tatanan beragama begitu juga di Malaysia disusul Singapura sudah pencarian interpol. zakir naik malah melenggang cantik di Negara Indonesia plus pakek ceramah/hotbah pulak dan anehnya malah super duper islam yg berbasis cingkrang mengelukannya bak ilmu ngislamnya lebih tinggi dari nabi habib rizieq. lidah memang tak bertulang maka dari itu sampai-sampai zakir ngebahas Ahok. kurang lebih seperti ini jawaban zakir tentang ahok :
"walau dia (ahok) membangun masjid klu ahok tak sholat disana maka dia termasuk golongan munafik". aneh kan.
Menurut saudara sekalian sudahkah zakir islami bingit?. oh ya pastilah. islam gt loh.
Sedikit sy sinkronkan. kan Ahok sembahyang di Gereja pak zakir yg terhormat... dia taat pada Tuhannya, jgn paksa kali harus sholat di Masjid. gara-gara tak sholat dimesjid yg dibangunnya disebut munafik, aneh.
Ini sama saja kayak peminta sumbangan bangunan mesjid dijalanan lintas, trus maksud lu gw munafik sudah kasi goceng tp tak sholat dimasjid itu? begitukah. hellow... it is me.
#itusaja

Pasalnya pada pilkada 2015 lalu Musdar menjadi salah satu tim kampanye Winstar Herwin Mustar

"Pasalnya, pada pilkada 2015 lalu, Musdar menjadi salah satu tim kampanye Winstar (Herwin-Mustar). Sementara dilain sisi, Ma’mun adalah eks lawan politik pada momentum yang sama. “Saya yakin pak Herwin tidak akan menutup mata dengan tampilnya Musdar di pentas pencalonan DPD RI,” ucap Alwi."
Alasan kedua, persepsi terhadap Ma’mun ketika terpilih sebagai anggota DPD RI periode 2019-2024 lantas akan bertarung lagi di pilkada Banggai sebagaimana terjadi pada pilkada 2015 lalu, klaim Alwi masih begitu kental di benak pemilih. Itu artinya DPD hanya dijadikan batu loncatan untuk menuju pilkada. “Saya kira dua analisa politik inilah yang menguntungkan Musdar,” kata Alwi.
Mosia aijo, Upy Enteding?

Haji Wada Berangkat dari Madinah setelah shalat Zhuhur 4 rakaat pada hari Sabtu di 5 hari terakhir bulan Dzul Qa dah tahun 10 H

Haji Wada'
Berangkat dari Madinah setelah shalat Zhuhur 4 rakaat pada hari Sabtu, di 5 hari terakhir bulan Dzul Qa'dah tahun 10 H.
Abu Dujanah as-Sa'idi yg menggantikan beliau di Madinah.
Peserta lebih dari 100 ribu orang, termasuk semua isteri beliau ikut semua.
Tiba di Makkah (Dzi Thuwa) menginap disitu malam Ahad tanggal 4 Dzulhijjah.
Masuk Masjidil Haram waktu Dhuha di pagi Ahad, masuk melalui pintu Abdi Manaf, atau dikenal dg nama Bab as-Salam.
Hari itu juga beliau melakukan thawaf dan sa'i.
Tgl 8 (kamis waktu Dhuha) beliau bertolak ke Mina, dan menginap disana sampai Subuh.
Pagi Jumat tgl 9 Dzulhijjah setelah terbit matahari, beliau bertolak ke Arafah, dibuatkan tenda beliau di Namirah.
Diwaktu zawal, beliau menuju lembah di 'Uranah berkhutbah Arafah disitu diatas unta beliau. Lanjut shalat Zuhur dan Ashar (jamak qashar).
...........

Assalamualaikum Wr Wb Tabe Marih bersedekah untuk keluarga kita yang mengalami penyakit adik Dewi Narsya umur 7 tahun Galang umur 4 bulan dan Bilal Mu azim umur 8 tahun jika dengan bantuan kawan kawan dengan memberikan uang Rp 1000 Rp 2000 atau lebih itu

Assalamualaikum Wr. Wb
Tabe
Marih bersedekah untuk keluarga kita yang mengalami penyakit adik Dewi Narsya umur 7 tahun, Galang umur 4 bulan, dan Bilal Mu'azim umur 8 tahun, jika dengan bantuan kawan-kawan dengan memberikan uang Rp. 1000, Rp. 2000, atau lebih itu akan memudahkan keluarga walau tak berjumlah banyak.
Jika anda mau memberi(menyumbang) bisa hubungi nomor yang berada di bawah(famplet) atau bisa hubungi
Ketua Umum Himasos
Muhammad Fakhrur Razy
?082259107490
Sekretaris Umum Himasos
Rimba Restu Rahayu
?082293163353

Menurut saya apabila DPC PDIP Depok benar memilih Emil Dardak berarti PDIP telah memulai kultur baru memunculkan Cawalkot Muda Punya Kapasitas Intelektual dan berangkat dari basis komunitas komunitas

Menurut saya, apabila DPC PDIP Depok benar memilih Emil Dardak, berarti PDIP telah memulai kultur baru memunculkan Cawalkot Muda, Punya Kapasitas Intelektual dan berangkat dari basis komunitas-komunitas.
Dengan begitu bacalon atau cawalkot Depok yang berasal dari parpol lain atau independent mereka akan bangkrut kalau tidak menjadi lebih baik atau serupa dengan cara PDIP melakukan penjaringan dan memilih Emil Dardak nantinya.
Meski begitu bisa saja PDIP dan Emil Dardak menjadi blunder. Itu terjadi kalau PDIP dan Emil Dardak salah memilih wakil atau pendampingnya.
Jadi menurut saya, PDIP dan Emil Dardak, harus bisa-bisa menahan diri dalam pergerakannya, kalau ini skenarionya, karena sebaik-baiknya strategi adalah yang tak terbaca oleh musuh. Dan untuk pendamping, saya rasa PDIP dan Emil patut memperhitungkan perempuan. Kenapa? Karena masalah keluarga, anak, kekerasan yang mencuat dan menyita perhatian banyak warga Depok, sesungguhnya perlu sentuhan-sentuhan tangan emosional kaum hawa, bukan seperti selama ini yang dipegang tangan rasional patriarki.
Terakhir, saya ingin langsung menunjuk atau bertanya pada Emil Dardak. Apa alasan anda lebih memilih berangkat dari parpol, ,apakah karena lebih banyak untungnya bila dibandingkan dengan anda berangkat dari independent. Saya rasa anda, Emil perlu memperhitungkan ini kembali.