Arkib 01/2020

TRANS BONG DAN MEGA BONG Pagi di twitterland Para netizen burung biru lagi meramaikan tagar TransmartBankMegaNyebong

TRANS-BONG DAN MEGA-BONG !!!
Pagi di twitterland. Para netizen burung biru lagi meramaikan tagar #TransmartBankMegaNyebong .
Gara-gara polemik Anggaran Lem Aibon di Rencana Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara ( KUA-PPAS) DKI 2020.
Konon yang menemukan pertama kali justru Pak Anies Baswedan. Tapi seperti biasa, Gubernur santun yang memanusiakan orang di Jakarta ini memilih membenahi dan memperbaikinya tanpa perlu akting menyalahkan, mengamuk apalagi sampai memaki-maki bawahannya seperti gaya Gubernur Lengseran setelah Jokowi.
Terlepas dari polemik siapa benar dan siapa yang salah, sistem e-budgeting Anggaran DKI yang bebas di akses publik sudah sangat bagus. Artinya siapa saja bisa mengawasi kalau ada penyalahgunaan atau pos anggaran yang tidak masuk akal seperti sekarang.
Tapi seperti kata Bang Anies, sistem anggaran DKI sudah digital, tapi belum smart. Artinya sistem pengecekan masih harus manual. Memang kalau ngga salah, sistem itu warisan atau dibuat di jaman Jokowi-Ahok menjabat Gubernur DKI. Jadi ya..., wajarlah.
Nah masalahnya sekarang, belum tahu siapa yang benar dan siapa yang salah, admin twitter Transmart dan Bank Mega, ikut-ikutan nyinyir. Biarpun nyinyiran admin Transmart dan Bank Mega sudah dihapus, jejak digitalnya masih ada karena sempat di screenshot oleh netizen.
Sebenarnya tidak mengherankan kalau admin twitter dari Transmart dan Bank Mega ikut-ikutan menjadi Lambe Turah yang menjadi tukang nyinyirun ke Bang Anies. Karena selama ini Detikcom yang seperti Transmart dan Bank Mega sama-sama dibawah Trans Corp, adalah media cebong. Artinya DNA ketiga perusahaan diatas adalah DNA Cebong.
Jadi ketika dulu rame ajakan untuk uninstall Aplikasi Detikcom, saya sudah sekalian dengan menolak semua tawaran membuka tabungan di Bank Mega. Satu-satunya yang masih rutin saya lakukan adalah belanja di Transmart. Itupun karena Bus Bandara terminalnya berada di Plaza Medan Fair dan Supermarketnya disana cuma Transmart. Begitupun kedepan, sepertinya sudah harus saya pertimbangkan. Lebih baik belanja di toko-toko atau Supermarket yang bebas dari virus-virus kedunguan.
TIRIK YALUK MENDUKUNG UNTUK MEMBOIKOT TRANSMART DAN BANK MEGA !!!
#TirikYaluk

Ahmad bin Mani menceritakan kepada kami Yazid bin Harun menceritakan kepada kami Ismail bin Abu Khalid mengabarkan kepada kami dari Qais bin Abu Hazim dari Abu Bakar Ash Shiddiq ia berkata Wahai sekalian manusia hendaknya kalian membaca firman Allah Hai o

Ahmad bin Mani' menceritakan kepada kami, Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Ismail bin Abu Khalid mengabarkan kepada kami, dari Qais bin Abu Hazim, dari Abu Bakar Ash-Shiddiq, ia berkata, "Wahai sekalian manusia, hendaknya kalian membaca firman Allah, Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu, tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudharat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk.' (Qs. Al Maidah [5]: 105). Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda, ' Jika manusia melihat orang yang zhalim, namun mereka tidak berbuat apapun (untuk mencegahnya) dengan kekuatannya, maka dikhawatirkan Allah akan menurunkan hukuman kepada mereka semuanya karena perbuatannya'." Shahih:

No dalil No Ibadah Ulama Syafi i berkata Hukum asal ibadah adalah tawaqquf diam sampai

*.::No dalil, No Ibadah!::.*
Ulama Syafi’i berkata,
“Hukum asal ibadah adalah tawaqquf (diam sampai
datang dalil).” Perkataan di atas disebutkan oleh Ibnu
Hajar dalam Fathul Bari (5: 43).
Ibnu Hajar adalah di antara ulama besar Syafi’i yang
jadi rujukan. Perkataan Ibnu Hajar tersebut
menunjukkan bahwa jika tidak ada dalil, maka suatu
amalan tidak boleh dilakukan. Itu artinya asal ibadah
adalah haram sampai ada dalil yang memerintahkan.
Di tempat lain, Ibnu Hajar rahimahullah juga berkata,
ّ“Penetapan ibadah diambil dari tawqif (adanya
dalil)” (Fathul Bari, 2: 80).
Ibnu Taimiyah lebih memperjelas kaedah untuk
membedakan ibadah dan non-ibadah. Beliau
rahimahullah berkata,ﻳ
“Hukum asal ibadah adalah tawqifiyah (dilaksanakan
jika ada dalil). Ibadah tidaklah diperintahkan sampai
ada perintah dari Allah. Jika tidak, maka termasuk
dalam firman Allah (yang artinya),
“Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan
selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama
yang tidak diizinkan Allah?” (QS. Asy Syura: 21).
Sedangkan perkara adat (non-ibadah), hukum asalnya
adalah dimaafkan, maka tidaklah ada larangan untuk
dilakukan sampai datang dalil larangan. Jika tidak,
maka termasuk dalam firman Allah (yang artinya),
“Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku tentang rezki
yang diturunkan Allah kepadamu, lalu kamu jadikan
sebagiannya haram dan (sebagiannya) halal" (QS.
Yunus: 59).
Oleh karena itu, Allah mencela orang-orang musyrik
yang membuat syari’at yang tidak diizinkan oleh Allah
dan mengharamkan yang tidak diharamkan. (Majmu’ Al
Fatawa, 29: 17).
Semoga bermanfaat...

MASIH EDISI RAMADHAN DI HARI YG KE TIGABELAS PEMILIK CINTA RasulullAh milik org yg BERSHOLAWAT RasulullAh adalah milik org yg Bersholawat

#MASIH EDISI RAMADHAN DI HARI YG
KE TIGABELAS
"PEMILIK CINTA"
#RasulullAh milik org yg "BERSHOLAWAT"
"RasulullAh adalah milik org yg "Bersholawat"
Lebih Lebih dlm Ramadhan ini
Sungguh pahalanya Malaikatpun
Sulit menghitungnya
"Diriwayatkan dari RasulullAh Saw bhw saat
Mlm Isro’ Mi’roj, Alloh SWT berfirman:
“Bumi ini milik siapa wahai Muhammad ?
"Beliau Saw menjawab: “Milik-Mu wahai
Tuhanku ...
"Kemudian Alloh SWT berfirman:
“Lapisan-lapisan alam ini milik siapa wahai
Muhammad ?
"Beliau Saw menjawab: “Miliki-Mu wahai
Tuhanku ...
"Kemudian Alloh SWT berfirman: “Al-Kursi
Milik siapa wahai Muhammad ?
"Beliau Saw menjawab: "Milik-Mu wahai
Tuhanku ...
"Kemudian Alloh SWT berfirman: ”Engkau milik
Siapa wahai Muhammad ?
"Maka pada saat itu Nabi Muhammad Saw
Bersujud
Beliau malu untuk mengatakan sesuatu,
Maka Allah yg Maha Agung berfirman :
"Engkau adalah milik org yg bersholawat
Atas dirimu ...
#Sholluu Alannabi ...
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Salam Ramadhan
Smg Amal ibadah kita semua di terima
Di Sisinya ( Allah swt ) Aamiin

Bismillah Acara tahlilan dan yasinan kematian tidak pernah diajarkan Rasulullah ﷺ para sahabatnya para tabi in dan tabi ut tabi in

Bismillah...
Acara tahlilan dan yasinan kematian, tidak pernah diajarkan Rasulullah ﷺ, para sahabatnya, para tabi'in dan tabi'ut tabi'in. Demikian juga tidak diajarkan oleh para imam madzhab. Andaikan itu baik, tentu mereka sudah mengerjakannya.
Dan tentunya hampir setiap hari ada orang mati di masa mereka. Andaikan ada acara-acara seperti itu, sudah banyak riwayat yang shahih dan jelas yang sampai kepada kita.
Anak yang tidak mengadakan tahlilan dan yasinan atas kematian orang tuanya, sering diejek dan dituduh tidak berbakti kepada orang tuanya.
Sekarang perlu diubah paradigmanya, justru anak yang tidak mengadakan tahlilan, itulah anak yang berbakti.
Kenapa?
Karena dalam hadits dari Umar bin Khathab radhiallahu'anhu, Nabi ﷺ bersabda: "Sesungguhnya mayit itu diadzab (di dalam kuburnya) ketika keluarganya menangisinya." (HR. Bukhari 1304, Muslim 929)
Dalam riwayat lain: "Sesungguhnya mayit itu diadzab (di dalam kuburnya) ketika keluarganya melakukan niyahah terhadapnya." (HR. Bukhari 1292, Muslim 927)
Padahal kumpul-kumpul di rumah duka dan makan-makan termasuk niyahah. Jarir bin Abdillah radhiallahu'anhu mengatakan: "Dahulu kami (para sahabat Nabi) menganggap kumpul-kumpul di rumah keluarga mayit dan membuat makanan di sana, setelah mayit dimakamkan, ini semua termasuk niyahah." (HR. Ahmad no. 6866, Ibnu Majah no. 1612. shahih)
Bahkan Imam Asy Syafi'i mengatakan: "Aku melarang ma'tam, yaitu kumpul-kumpul (di tempat mayit). Walaupun tidak menangisinya. Karena perbuatan ini memperbarui kesedihan dan membebani keluarga mayit setelah mereka tertimpa kesedihan." (Al Umm, 1/318)
Perhatikan, justru acara kumpul-kumpul di rumah mayit dapat menjadi sebab disiksanya mayit di dalam kubur.
Maka anak yang tidak mengadakan acara seperti ini justru adalah anak yang berbakti kepada orang tua karena ia berusaha menyelamatkan orang tuanya dari adzab kubur.
Mendoakan orang tua yang meninggal tentu baik, namun bisa kapan pun dan dimanapun. Dengan doa-doa yang Nabi ﷺ ajarkan atau doa-doa dengan bahasa sendiri. Setiap saat kita doakan mereka yang sudah wafat terutama di waktu-waktu mustajab doa. Tidak perlu membuat ritual baru yang tidak pernah diajarkan agama.

MENUNTUT ILMU AGAMA Jalan Paling Cepat MENUJU SURGA Kalau kita ingin masuk Surga dengan cara paling cepat cobalah menuntut ilmu agama

?﷽
MENUNTUT ILMU AGAMA
Jalan Paling Cepat MENUJU SURGA
Kalau kita ingin masuk Surga dengan cara paling cepat, cobalah menuntut ilmu agama.
Perhatikan pada hadits berikut:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
.
"Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”
[HR. Muslim, no. 2699]
Makna Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga, ada empat makna sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Rajab Al-Hambali Rahimahullāh:
PERTAMA,
Dengan menempuh jalan mencari ilmu, Allah akan memudahkannya masuk surga.
KEDUA,
Menuntut ilmu adalah sebab seseorang mendapatkan hidayah. Hidayah inilah yang mengantarkan seseorang pada surga.
KETIGA,
Menuntut suatu ilmu akan mengantarkan pada ilmu lainnya yang dengan ilmu tersebut akan mengantarkan pada surga.
Allah berfirman,
وَالَّذِيْنَ اهْتَدَوْا زَادَهُمْ هُدًى وَّاٰتٰٮهُمْ تَقْوٰٮهُمْ
“Dan orang-orang yang mau menerima petunjuk, Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan balasan ketaqwaannya.”
[QS. Muhammad: 17]
KEEMPAT,
Dengan ilmu, Allah akan memudahkan jalan yang nyata menuju surga yaitu saat melewati shirath (sesuatu yang terbentang di atas neraka menuju surga).
Sampai-sampai Ibnu Rajab rahimahullah simpulkan, menuntut ilmu adalah jalan paling ringkas menuju surga.
[Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam, 2: 297-298]
Semoga dengan ilmu agama,
kita dimudahkan untuk masuk surga.
Wallahu Waliyyut Taufiq...
Akhukum fillah,
Fadhlan Abdurrahman

Buat saudaraku kaum muslimin dan muslimat sebangsa dan setanah air marilah kita saling menahan diri

Buat saudaraku kaum muslimin dan muslimat sebangsa dan setanah air,marilah kita saling menahan diri.jangan sampe terprovokasi aksi di garut kmaren
Biarlah aparat penegak hukum yg menangani.karena negara kita negara hukum.
Saya sebagai pendukung prabowo sejak 2014 sangat memahami bahwa situasi bangsa kita akan semakin panas memasuki tahun politik.kita umat islam jadi sasaran utama untuk di adu domba dan dipecah belah.
Marilah kita rapatkan barisan,beda pilihan politik boleh saja.tapi harus ingat
SESUNGGUHNYA SESAMA MUSLIM ITU BERSAUDARA.....
#DamaiIndonesia
#BrotherhoodOfMoslem

Beredar Video Detik detik Sebelum 4 Remaja di Lumajang Tewas Akibat Makan Ikan Buntal

Beredar Video Detik-detik Sebelum 4 Remaja di Lumajang Tewas Akibat Makan Ikan Buntal
PERSEMBAHAN DARI WWW.GRAND365.COM / WWW.365GRAND.COM
Rekaman video berikut ini bisa menjadi pelajaran agar lebih waspada dan tidak sembarangan menyantap ikan laut. Sebab, tidak semua ikan bisa dimakan karena ada yang mengandung racun.
Video ini diunggah di YouTube oleh pemilik akun bernama Debi Prasetyawan, dan kini menjadi viral dan menyebar di Facebook.
Empat remaja di dalam video ini meninggal usai menyantap ikan buntal hasil pancingan mereka di laut pada Jumat (6/5/2014) lalu.
Mereka bernama Edi Eka Pratama (16), Khoirul Zikin (13) dan Huda (17), ketiganya warga Desa Purorejo; serta Dani (11), warga Tempurejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang.
Meski tahu ikan tersebut beracun, para bocah dan remaja ini nekat menyantapnya beramai-ramai.
"Korban keracunan ikan buntal, seorang meninggal tadi malam dan tiga lainnya meninggal pagi ini dalam perawatan di RSD dr Haryoto Lumajang," kata Samsul, salah-seorang saksi warga, Sabtu (7/5/2016).
Sementara itu, tiga orang yang ikut menyantap ikan beracun itu berhasil selamat. Ketiganya yaitu, Angga Anggita Pratama (17), warga Desa Tempurejo dan Supriyanto Adi (17), dan Wahid (47), warga Desa Purorejo.
Menurut kesaksian seorang warga bernama Umar, para korban hari itu berlibur ke Pantai Licin di Desa Lebak, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.
Lokasi pantai ini tidak terlalu jauh dari tempat tinggal mereka yang memang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Malang.
"Mereka memanfaatkan libur panjang untuk memancing di pantai. Mereka berhasil dapat seekor ikan buntal berukuran besar dengan berat 8 kilogram. Ikan itu selanjutnya dibawa pulang untuk dimasak," katanya.
Ikan buntal hasil memancing itu, berbentuk seperti kapal selam, berwarna kuning mencolok, di bagian dada berwarna putih, dan ada bintik-bintik hitam pada bagian kulit luar.
Sesampai di rumah, ikan tersebut kemudian dipotong menjadi dua dan dibagi dengan korban yang tinggal di Desa Purorejo dan Desa Tempurejo.
"Ikan itu memang beracun. Kami saja kalau menemukan ikan itu di pantai, pasti dibuang karena tahu tidak boleh dimakan," jelas Umar.
Tak lama setelah menyantap masakan ikan buntal, para korban merasakan sakit perut, mual, pusing, muntah-muntah. Beberapa di antara mereka sempat kejang-kejang, hingga akhirnya meninggal dunia.
Wew......ah

SAAT INI BANYAK BERITA HOAX TENTANG UU PILPRES

"SAAT INI BANYAK BERITA HOAX TENTANG UU PILPRES"
SILAKAN DI VIRALKAN
Pemenang Pilpres 2019 Ditentukan Berdasarkan Suara Terbanyak
Senin, 22 April 2019 13:30 WIB
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penetapan pemenang untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2019 ditentukan berdasarkan perolehan suara.
Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK), Fajar Laksono, menegaskan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 50/PUU-XII/2014 tentang Pengujian Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 Tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Terhadap UUD 1945 masih berlaku.
"Iya, sudah ada putusan MK. Putusan MK itulah tafsir dari Pasal 6 A Ayat (3) UUD 1945," kata Fajar, saat dihubungi, Senin (22/4/2019).
Pasal 6A Ayat (3) UUD 1945 menyebutkan
Pasangan calon Presiden dan wakil Presiden yang mendapatkan suara lebih dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum dengan sedikitnya dua puluh persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia, dilantik menjadi Presiden dan Wakil
Presiden.
Pada 2014, dilakukan uji materi Pasal 159 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden terhadap Undang-Undang Dasar 1945. Pada waktu itu, Ketua MK, Hamdan Zoelva, mengabulkan uji materi.
"Jika hanya ada dua pasangan calon presiden dan wakil presiden maka pasangan calon presiden dan wakil presiden yang terpilih adalah pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Pasal 6A ayat (4) UUD 1945, sehingga tidak perlu dilakukan pemilihan langsung oleh rakyat pada pemilihan kedua," bunyi ketentuan MK.
Pada pertimbangannya, MK menyebut dalam hal hanya terdapat dua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang diajukan oleh gabungan beberapa partai politik yang bersifat nasional, menurut Mahkamah pada tahap pencalonan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden telah memenuhi prinsip representasi keterwakilan seluruh daerah di Indonesia karena calon Presiden sudah didukung oleh gabungan partai politik nasional yang merepresentasikan penduduk di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan demikian, tujuan kebijakan pemilihan presiden yang merepresntasi seluruh rakyat dan daerah di Indonesia sudah terpenuhi.
Untuk Pemilu 2019, ketentuan itu masih diadopsi. Hal ini, terbukti dari dicantumkannya Pasal 3 Ayat (7) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi, dan Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilihan Umum.
Di dalam Pasal 3 Ayat (7) PKPU Nomor 5 Tahun 2019 disebutkan
"Dalam hal hanya terdapat 2 (dua) Pasangan Calon dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, KPU menetapkan Pasangan Calon yang memperoleh suara terbanyak sebagai Pasangan Calon terpilih".

Innalillahi wa Inna Illaihi roji un Assalammu alaikum Wr Wb Breaking News Meneruskan info dr Ibu Dubes KBRI KL

Innalillahi wa Inna Illaihi roji'un
Assalammu'alaikum Wr Wb
Breaking News : Meneruskan info dr Ibu Dubes KBRI KL
Tolong beritahu adek2, suami, isteri dan semua teman2 Perhatian ; Mulai saat ini jangan makan makanan kaleng ,terutama buah2an , khususnya produksi Thailand. Karena di negara itu ada kira2 200 orang pengidap aids kerja di pabrik kalengan, dan mereka masukkan darah mereka ke dalam kalengan2 itu , dan saat ini masalah tersebut telah diketahui DepKes Thailand sehingga kaleng2an tersebut telah banyak di sita ttpi lebih banyak yg sdh terlajur diekspor. Contoh ; Lecy , Rambutan , Lengkeng , Mangga Puding dll. Setelah terima ini cepat kirim ke saudar2 n teman2 semua. Agar tidak konsumsi kalengan apapun...... Demi keselamatan kita semua. Info dr ibu dubes KBRI
(Rita Toisuta Arifson Kementrian Kesehatan RI)
Simak Beritanya :http://health.liputan6.hb/read/678535 {semoga bermanfaat}. Mohon bantu share ya..??
[ ‼‼WARNING‼‼
Tolong disebar luas kan
Mohon ijin info Ikatan Dokter Indonesia (IDI), menginformasikan bahwa saat ini sedang ada wabah Pengerasan Otak (Kanker Otak), Diabetes dan Pengerasan Sumsum Tulang Belakang (Mematikan sumsum tulang belakang).
Untuk itu, hindarilah minuman sbb:
?1. Extra Joss,
?2. M-150,
?3. Kopi Susu Gelas (Granita),
?4. Kiranti,
?5. Krating Daeng,
?6. Hemaviton,
?7. Neo Hemaviton,
?8. Marimas,
?9. Segar Sari shachet,
?10. Frutillo,
?11. Pop Ice,
?12. Segar Dingin Vit. C,
?13. Okky Jelly Drink,
?14. Inaco,
?15. Gatorade,
?16. Nabati,
?17. Adem Sari,
?18. Naturade Gold,
?19. Aqua Splash Fruit.
Karena ke-19 minuman tsb mengandung ASPARTAME (lebih keras dr biang gula) racun yg menyebabkan diabetes, v otak, dan mematikan sumsum tulang.
Info:
RS Fatmawati , RSCM , RS Siloam , All RS
Nara sumber :
Dr. H. Ismuhadi, MPH
Mohon dishare, sayangi keluarga anda.