Berikut adalah tulisan yang pernah saya tulis di kolom komentar di beranda facebook salah satu teman lama yang termuat tahun lalu

Berikut adalah tulisan yang pernah saya tulis di kolom komentar di beranda facebook salah satu teman lama yang termuat tahun lalu.
Hingga kembali teringat dan kembali saya coba angkat setelah melihat statemen KH. Maman Imanulhaq di acara Kick Andy beberapa hari lalu (16/06/2017), salah seorang pengurus elite NU yg sedikit-banyak menjadi slilit (sisa kunyahan di sela gigi) di tengah-tengah kekhusyu'an dan keasyikan umat menjalankan ibadah puasa.
Meski hanya slilit, jika dibiarkan bisa nylekit dan salah-salah bisa mengganggu kesehatan gigi dan mulut bahkan lebih buruk dari itu.
Dan 'lin niyyah shalihah', semoga paparan berikut dapat dicerna sebagai sebuah masukan dan kritik lillah atas dasar kasih fillah.
Berikut link videonya:
https://youtu.be/53XkpwNzPAo
(Mulai detik 5:57 s/d 6:03)
***
Ayat-ayat klaim bahwa Islam adalah agama yang diridhai (dan tema sejenis) sebenarnya banyak kita temui. Namun jika dalil naqli begitu bebal masuk ke akal, berikut madzhab "semua agama itu sama" bila mau dicermati lewat dalil 'aqli yang saya rangkum dari beberapa pendapat.
Begini..
Ada anak bernama ANU, dia pintar, baik dan memiliki kemampuan hebat. Lalu ia mengikuti ujian yg diselenggarakan pihak kampus. Walhasil nilai ujiannya SEMPURNA, tapi sayang dia tidak bisa LULUS meski nilai yg diperoleh di atas rata-rata. KENAPA?? Kok kesannya tidak adil? Terdholimi kah?
Ternyata, si ANU belum tercatat sebagai mahasiswa kampus tersebut. Pastinya pihak kampus mempunyai syarat tertentu termasuk melakukan pendaftaran sebagai kunci utama agar si ANU bisa lulus dari kampus tersebut.
Seperti halnya DAFTAR kuliah, masuk surga pun memiliki syarat-syarat tertentu sesuai tuntunan TUHAN (bukannya sok menjadi TUHAN ya?!) tapi yang menjadi rujukan dan acuan dasar adalah kalam ALLAH SWT dan sabda Nabi-Nya.
Nah.. sebaik atau sepintar apapun seseorang jika belum memenuhi syarat (melakukan pendaftaran atau membaca syahadat), maka otomatis kedua-duanya tidak akan dapat LULUS dengan mulus.
Dan yang pada akhirnya jika diteruskan, maka ujaran seperti di atas bisa menimbulkan salah-kaprah dan rancunya pemahaman. Seolah-olah untuk menuju surga tidak lagi diperlukan syahadat atau bahkan sholat dan kewajiban-kewajiban yg diperintah TUHAN lainnya. Cukup berbuat baik, selesai!!!
Bias seperti inilah yg akan menggiring kita kepada paham PLURALISME. Dan menurut paham ini, agama apapun tidak begitu penting karena semua orang (apapun agamanya) selama mau berbuat baik maka sama-sama akan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah Swt yaitu surga.
Efeknya, agama bukan lagi hal yang sakral dan krusial. Toh semua bakal sama, sama-sama masuk surga bukan!!?
Inilah kerancuan berpikir yang kerap menjadi viral dan berbahaya jika terus diberi ruang.
Islam itu inklusif untuk urusan sosial dan kemanusiaan, tapi Islam tetaplah eksklusif untuk hal-hal yang terkait dengan masalah akidah.
والله اعلم واحكم
25/06/2019
13 Komen:
Abdullah Hamid
25-06-2019, 03:29:27
Takzim kula
Zaki Abigeva
25-06-2019, 03:29:27
Sugeng mudik, pak dullah... ?
Abdullah Hamid
26-06-2019, 03:29:25
Njeh gus nanti stelah tugas marbot masjid rada beres, nyuwn doa, suwun
Zaki Abigeva
26-06-2019, 03:29:25
??
Amar On
27-06-2019, 03:29:18
Sami'na,,,,
Zaki Abigeva
27-06-2019, 03:29:18
Sami'na wa atho'na atau sami'na wa ashoina? Ampun abu-abu yi.. ?
Amar On
28-06-2019, 03:29:19
Hahaha,,kulo mewakili y mau koment,,tp sungkan,,,,,,makanya sy kasih opsi,!Gkgk
Fira Ummu Lazvanach
28-06-2019, 03:29:19
Izin share mbah....
Zaki Abigeva
29-06-2019, 03:29:25
Sumonggo.. ?
Thoyenk Abii Obick
29-06-2019, 03:29:25
Jika semua agama sama,tentu Palestina rela di pimpin Israil,dan gak bakal terjadi perang.Atau yg jadi ketua PBNU Ahok,GP Ansor Harry tanoe,kira2 protes gak?Nek masuk sorga kabeh,berarti gak ada perbedaan antara orang2 yg rukuk sujud utk shalat dg orang2 naik turun nuruti syahwat.
Erwin Yunus
30-06-2019, 03:29:14
mgkn kurang ngopi kr udud [ melu komen d ganco ta ora iki] hgegege
Ibnu Muhadi Bin Manshur
30-06-2019, 03:29:14
Astaghfirulloh.....min kulli dzanbin ... Iku ora kyai( maman),nek kyai yo kyai sambel goreng! Uwong model ngono kui nek urip ng zaman shohabat utowo wali 9,gulune uwis mesti tugel alias "ndase" pedot seko awake!
Erwin Yunus
01-07-2019, 03:29:37
Ibnu Muhadi Bin Manshur kirim lewat mesin waktu ,hgegegege

Tinggalkan Balasan

Tên của bạn *
Email *
Cảm nhận *