Cak Imin terlalu percaya diri menganggap perannya sangat penting memenangkan Jokowi di Jatim pada pilpres 2014

Cak Imin terlalu percaya diri menganggap perannya sangat penting memenangkan Jokowi di Jatim pada pilpres 2014.
Dari saya yang ngangkat2 meja-kursi n kroco mumet di sekeliling mas Anies, kang Teten, bang Erico (PDIP) dll saat itu, bisa melihat bahwa tanpa peran Gus Solah (KH. Solahudin Wahid, adik Gus Dur) dan mbah kyai Hashim Muzadi (ketum PBNU sebelum Kyai Said Aqil), Jatim mungkin akan direbut Prabowo.
2 kyai besar itu lah yang bekerja keras meng-counter isu2 fitnah, trmasuk dari tabloid OBOR RAKYAT thadap Jokowi. Cukup banyak kyai2 desa yg akhirnya sadar isu2 itu tidak benar setelah Gus Solah dan Kyai Hashim turun gunung
Trutama setelah ucapan "sinting" dari Fahri Hamzah, yang membuat Gus Solah ikut berkeliling brsama kyai Hashim. Cak Imin kan yo manut kyai-ne ?
Bahkan wilayah Arek dan Mataraman (daerah Jatim bagian Tengah dan Barat) itu dikuasai kaum nasionalis. PKB hanya menguasai sub kultur Tapal Kuda. Madura mutlak milik Prabowo.
Cak Imin trlalu membesar-besarkan jasanya di Jatim
Rekam jejaknya memeprlihatkan ia bukan sosok yang firm. Ia dulu "menjual" nama Gus dur untuk memenangkan PKB di Pileg 2009, bahkan saat ia berseteru dengan Gus Dur. Lalu sekarang nampak "jualan" PBNU lewat pengurus2 PBNU yg juga aktif di PKB
Lha terus ini koq pake ngancem2.. ckckck
28/07/2020
2 Komen:
Gunawan Wibisono
28-07-2020, 02:02:12
nek coro cah nom disebut songong
Damar Wicaksono
28-07-2020, 02:02:12
Jarene sih ijik enom, pakdhe ?

Tinggalkan Balasan

Tên của bạn *
Email *
Cảm nhận *