DERAJAT HADITS PUASA HARI TARWIYAH Oleh Al Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat ص و م ي و م الت ر و ي ة ك ف ار ة س ن ة و ص و م ي و م ع رف ة ك ف ار ة س ن ت ي ن

DERAJAT HADITS PUASA HARI TARWIYAH
. Oleh
Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat
.
صَوْمُ يَوْمِ التَّرْوِيَةِ كَفَّارَةُ سَنَةٍ، وَصَوْمُ يَوْمِ عَرفَةَ كَفَّارَةُ سَنَتَيْنِ
.
“Puasa pada hari tarwiyah menghapuskan (dosa) satu tahun, dan puasa pada hari Arafah menghapuskan (dosa) dua tahun”.
Diriwayatkan oleh Imam Dailami di kitabnya Musnad Firdaus (2/248) dari jalan :
.
1. Abu Syaikh dari :
2. Ali bin Ali Al-Himyari dari :
3. Kalbiy dari :
4. Abi Shaalih dari :
5. Ibnu Abbas marfu’ (yaitu sanadnya sampai kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam)
.
Saya berkata: Hadits ini derajatnya Maudlu’ (palsu).
Sanad hadits ini mempunyai dua penyakit.
.
1- Muhammad bin Saaib Al-Kalbiy. Dia ini seorang rawi pendusta. Dia pernah mengatakan kepada Sufyan Ats-Tsauri, “Apa2 hadits yang engkau dengar dariku dari jalan Abi Shaalih dari Ibnu Abbas, maka hadits ini dusta”.
.
Imam Hakim berkata: “Ia meriwayatkan dari Abi Shaalih hadits2 yang maudlu’.”
Tentang Kalbiy ini dapatlah dibaca lebih lanjut di kitab2 Jarh Wat Ta’dil.
.
2- Ali bin Ali Al-Himyari adalah seorang rawi yang majhul (tidak dikenal).
.
Kesimpulan:
Puasa pada hari tarwiyah (8 Dzulhijjah) adalah hukumnya Bid’ah. Karena hadits yang mereka jadikan sandaran adalah hadits palsu/maudlu’ yang sama sekali tidak boleh dibuat sebagai dalil. Jangankan dijadikan dalil, bahkan membawakan hadits maudlu’ bukan dengan maksud menerangkan kepalsuannya kepada umat, adalah hukumnya haram dengan kesepakatan para ulama.
.
Sedangkan puasa pada hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) adalah hukumnya Sunat sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
.
“Dan puasa pada hari Arafah –aku mengharap dari Allah- menghapuskan (dosa) satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang. Dan puasa pada hari ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram) –aku mengharap dari Allah menghapuskan (dosa) satu tahun yang telah lalu”.
[HR Muslim, Abu Dawud, Ahmad, Baihaqi, dll.]
.
Kata ulama: Dosa2 yang dihapuskan di sini adalah dosa2 yang kecil.
Wallahu a’lam
.
?Al-Masaa’il Jilid 2
Penerbit Darul Qalam
26/05/2020

Tinggalkan Balasan

Tên của bạn *
Email *
Cảm nhận *