Futur Lemah Jatuh Ar Râghib pernah berkata Futûr ialah diam setelah giat lunak setelah keras dan lemah setelah kuat

Futur. Lemah. Jatuh.
Ar Râghib pernah berkata: “Futûr ialah diam setelah giat, lunak setelah keras, dan lemah setelah kuat.”
Bukan senang nak kembali bertahan. Kadang-kadang minta untuk thabat, tapi futur juga.
Kadang-kadang minta istiqamah, tapi terjatuh menangis juga.
Hidup terlalu singkat untuk dipersia. Adakala memang penat. Sakit menahan. Namun, ganjaran bertahan itu pasti manis kelak.
Teringat kata Ibnul Qayyîm rahimahullah:
"Saat-saat futur bagi para salikin (orang-orang yang meniti jalan menuju Allah) adalah hal yang tak dapat terhindarkan.
Barangsiapa yang futûrnya membawa ke arah murâqabah (merasa diawasi oleh Allah) dan senantiasa berlaku benar, tidak sampai mengeluarkannya dari ibadah-ibadah fardhu,
dan tidak pula memasukkannya dalam perkara-perkara yang diharamkan,
maka diharapkan ia akan kembali dalam kondisi yang lebih baik dari sebelumnya.”
(Kitab Madrijus Salikin).
11/03/2019
3 Komen:
Nursyaza Nadiah
11-03-2019, 02:01:11
Tak salah futur, tapi jangan berlama ?
Nur Arif
11-03-2019, 02:01:11
Mantap.!
Effah Azeriena
12-03-2019, 04:23:39
Futur tu sama maksud dengan putus asa ke?:)

Tinggalkan Balasan

Tên của bạn *
Email *
Cảm nhận *