Ketika ditanya mengapa hadits yang diriwayatkan Ahlul Bait sedikit dalam kutub as sittah dijawab oleh Syeikh Yusri Rusydi ibn Sayyid Jabr al Hasani Asy Syafi i ulama besar Universitas al Azhar Kairo Mesir

Ketika ditanya mengapa hadits yang diriwayatkan Ahlul Bait sedikit dalam kutub as-sittah, dijawab oleh Syeikh Yusri Rusydi ibn Sayyid Jabr al-Hasani Asy-Syafi'i, ulama besar Universitas al-Azhar, Kairo, Mesir :
"Banyak yang tidak tahu bahwa pada tiga abad pertama, masa dikumpulkan hadits di kutub sittah, mulai dari masa bani Umayyah sampai bani Abbas, Ahlul Bait senantiasa diburu dan dibunuh oleh para penguasa.
Karena para penguasa takut umat Islam berkumpul mendukung Ahlul Bait dan menyaingi mereka dalam kekuasaan. Lihat saja bagaimana Sayyidina Husain dibunuh di Karbala, padahal beliau sudah berkata, "Biarkan aku, menyembah Allah... di mana pun kamu mau" tapi pilihan hanya membai'at Yazid atau dibunuh. Dan beliaupun dibunuh di Karbala.
Perburuan Ahlul Bait, zurriyyah Ahlul Bait (asyraaf) dan para ulama pendukung Ahlul Bait berlangsung sampai sekitar 750 tahun. Mereka bahkan dilarang untuk ikut shalat jum'at, supaya tidak ada yang mengikuti mereka. Mereka terkurung dalam rumah agar tidak ada yang mengenal mereka. Bahkan orang yang mengenal salah satu dari mereka pun ikut diburu, ditangkap, dipenjara, disiksa dan dibunuh.
Jadi, para ulama yang mengumpulkan hadits tersebut, demi memperoleh kebebasan bergerak dari satu tempat ke tempat lain dan tidak diganggu para penguasa, mereka menghindari periwayatan hadits dari Ahlul Bait, agar tidak dilarang dan diletakkan dalam penjara. Oleh karena itu kamu tidak menemukan banyak hadits yang diriwayatkan mereka. Bukan karena mereka tidak ada."
28/05/2019
6 Komen:
Ekeng Baz
28-05-2019, 02:05:54
Apakah benar hal ini pula yg juga mendasari adanya taqiyah sebagai bagian dari taqiyah dlm syi'ah
Adi Abdulrohman
28-05-2019, 02:05:54
Kalau dikatakan ini menjadi sebab, saya tidak tau. Tapi yg perlu diketahui istilah taqiyah atau maknanya, bukan khusus dikalangan Syiah aja. Ulama ahlussunnah seperti Imam Ibnu Katsir, Imam Ar-Razi, Al-Gazali, Ibnu Qudamah, Al-Qurtubi, membolehkan taqiyyah. Dan Taqiyyah beda dengan Nifaq. Juga Taqiyyah lebih erat hubungannya dengan fiqih ketimbang akidah.Wallahu a'lam.
Ramlley Remlly
29-05-2019, 04:20:10
terimakasih tuan adi abduĺrohman...
Abdulbarr
29-05-2019, 04:20:10
Sumber aslinya bisa didapatkan dimana tadz?
محمد إحسان الكرام
30-05-2019, 04:21:05
kmudian rujukan primer kita bisa mengkaji hadist yg driwayatkn atau di punyai oleh ahl bait .. pakai kitab apa?? terimakasih
Awhe Warsito
30-05-2019, 04:21:05
Terima kasih pencerahan nya..ini menjawab pertanyaan saya kpd Ust tempo hari di status lain.

Tinggalkan Balasan

Tên của bạn *
Email *
Cảm nhận *