MEMBUKA SEKAT Untuk memenangkan 2019 langkah yg harus pertama dilakukan adalah membuka sekat antara pendukung 212 dg pendukung penista

MEMBUKA SEKAT
Untuk memenangkan 2019 langkah yg harus pertama dilakukan adalah membuka sekat antara pendukung 212 dg pendukung penista. Saya kira urusan penista alquran dalam hal ini tersangkanya adalah ahok sudah selesai. Ahok sudah mendapatkan hukuman atas kesalahannya.
Kenapa? Karena memaksakan isu ini di 2019 terlalu ngotot, terlalu memaksakan. Keberhasilan di Jakarta belum tentu berhasil di daerah lain, seperti di Jawa Barat, apalagi Jawa Tengah dan Jawa Timur yg semakin bias. Pun demikian dalam sekup nasional, agak susah memaksakan isu ini. Diakui atau tidak rakyat kita butuh figur, sedangkan kepercayaan terhadap partai sudah banyak meluntur karena sudah terlalu sering dikecewakan.
Istilah "munafik" mungkin masih kita pegang karena demikianlah kita dididik di sekolah agama, tapi di dunia politik istilah itu berubah menjadi "lompat indah". Mungkin hari ini kita dikecewakan oleh pernyataan TGB, sama kecewanya saat sikap hampir serupa ditunjukan Jendral Gatot Nurmantyo. Entah siapa berikutnya yg akan mengecewakan kita selama sekat itu belum dibuka. Tapi ingat hal serupa pernah diungkapkan juga oleh pak Jusuf Kalla, beliau pernah menyatakan bahwa Indonesia bakal hancur jika dipimpin Jokowi, belakangan ia merapat dan kemudian menjadi wakilnya.
Lalu pertanyaannya, kenapa banyak tokoh yg kemudian berbalik mendukung Jokowi? Jawabannya adalah belum ada sosok yg sepadan dg popularitas Jokowi sampai saat ini. Prabowo? Menurut saya sudah lewat masanya untuk beliau, sebagaimana sudah lewatnya masa Megawati di 2014, yg akhirnya mengalah pada Jokowi daripada harus bersaing dg "anak sendiri".
Jadi, daripada sibuk mempertebal sekat lebih baik kita buka sekat lalu matangkan figur yg bisa sepadan atau bisa menandingi Jokowi di 2019.
Besi yg keras memiliki daya elastisitas agar bisa digunakan untuk berbagai kepentingan, jika masih keras dipanaskan dulu agar elastis, karena jika besi tidak punya daya elastisitas maka hanya sedikit saja manfaat yg bisa diambil dari besi.
Mohon maaf bila orat oret politik saya selalu bikin "panas", anggap saja untuk mengelastiskan besi.
See Translation
29/06/2019
4 Komen:
Imam Sunaryo
29-06-2019, 03:29:32
Sepakat pisan Kakang Mas.
Yogi Selamet
29-06-2019, 03:29:32
Jadi saha nu pas lawan jokowi? Mike Tyson?
Vall D Nast
30-06-2019, 03:29:19
Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra :)
Danang Argo Sujiwo
30-06-2019, 03:29:19
Asa "ngompol" wae ayena mah

Tinggalkan Balasan

Tên của bạn *
Email *
Cảm nhận *