Mereka pun kalap karena mereka menganggap politik hanya sebagai kekuasaan dan jabatan padahal kekuasaan itu hanya alat untuk mensejahterahkan rakyat

Mereka pun kalap, karena mereka menganggap politik hanya sebagai kekuasaan dan jabatan padahal kekuasaan itu hanya alat untuk mensejahterahkan rakyat. Hanya karena pilihannya kalah dalam pilpres, mereka membuat fitnah dan cacian kepada Jokowi. Gerombolan yang memakai hastag Ganti Jokowi pada hakikatnya menunjukkan kelemahan mereka.
Siapakah yang paling getol memakai hastag itu? Jawabannya adalah PKS. Partai yang hobi menjadi bughot jika mereka kalah tak henti hentinya membuat fitnah dan cacimaki serta propaganda. Kenapa mereka ngotot mengganti Jokowi? Karena Jokowi dekat dengan NU. Kita tau sendiri, NU bagi PKS ialah musuh besar. Mengapa? NU menolak semua gerakan yang berafliasi dengan luar Indonesia karena tidak cocok dengan budaya bangsa. Sedangkan PKS ialah berasal dari Ikhwanul Muslimin di Mesir.
Kemaren viral bagaimana seorang ibu dan anaknya di intimidasi dengan gerombolan hastag ganti presiden. Memang itulah sikap mereka, mereka merasa berkuasa dikerumunan. Mereka selalu membanggaka kuantitas dari pada kualitas. Sebelum mereka berkuasa saja seperti itu, apalagi setelah berkuasa. Bagi Ansor, selaku anak muda NU, siapapun presidennya wajib di dukung karena itu pilihan rakyat. Karena yang terpenting bagi kami ialah persatuan Indonesia.
22/06/2020
2 Komen:
Mas Warsito Pati
22-06-2020, 02:04:32
tumben cerdas ketua hehe
Ardiyansyah Ardiyansyah
22-06-2020, 02:04:32
Hahahaha lg eling ndan

Tinggalkan Balasan

Tên của bạn *
Email *
Cảm nhận *