Para driver Go jek dan driver Uber itu sampai banyak yang dipukuli itu karena memang ada pengerahan massa

Para driver Go-jek dan driver Uber itu sampai banyak yang dipukuli itu karena memang ada pengerahan massa. Sebab apa? Sebab perintis Go-jek terutama, dia pengusaha muda yang lurus. Bukan mafia. Tidak pakai backing-backingan saat membuat jaringan Go-jek.
Tipikal masyarakat kita aslinya penakut. Buktinya? Jutaan pemilik warung kelontong hanya berani menggerutu dengan adanya Alfamart dan Indomaret. Jutaan lho itu, tapi tidak ada satupun toko Alfamart dan Indomaret yang dibakar massa.
Jadi, saya itu kasihan dengan para tukang pukul sok jago di pelbagai daerah, mereka tidak sadar diadu domba dengan sesama rakyat kecil. Tapi mereka adem ayem ribuan kali melihat toko Indomaret ramai dan toko kelontong sepi.
Saya pun demikian. Kalau saya tidak terkenal jama'ahnya Cak Nun plus kenal dengan elit-elit Nahdlatul Ulama plus punya saudara jauh tentara Angkatan Darat, paling ya saya ini diserbu sejak dulu. Maklum bos... Mental pengecut bos... Beraninya cuma sama yang tidak punya power.
Demikian pula dengan para santri "artis" yang sering kalian share itu, andai mereka tidak dalam perlindungan Banser NU, sekalipun cuma menulis tentang sunnahnya maulid nabi, diserbu tuh mereka.
Indonesia itu damai karena NU ormas yang paling gede. Yogyakarta, Bandung, Semarang, masih enak ditinggali karena NU ormas yang paling powerfull. Kamu pikir kenapa TimTeng isinya perang???
Indonesia lebih kaya SDA lho. Tapi di sini ada banyak "preman berhati lembut" yang bernama Banser. Para elit TNI dan Polri kita pun lebih condong ngaji ke kyai-kyai NU.
29/06/2019

Tinggalkan Balasan

Tên của bạn *
Email *
Cảm nhận *