PEMILU KEDEPAN NANTI JANGAN SAMPAI ADA E VOTING NEGARA INI BELUM SIAP UNTUK ITU DAN LEBIH JAUH LAGI HAL SEPERTI ITU TIDAK SESUAI DENGAN PANCASILA DAN UUD 45

PEMILU KEDEPAN NANTI JANGAN SAMPAI ADA E-VOTING.. NEGARA INI BELUM SIAP UNTUK ITU DAN LEBIH JAUH LAGI HAL SEPERTI ITU TIDAK SESUAI DENGAN PANCASILA DAN UUD 45
KAMI MENOLAK RENCANA E-VOTING PADA PILLEG DAN PILPRES 2019..
Persiapan untuk pilpres 2019 sedang disusun oleh Mendagri dgn sistem E-voting..dan ini berpotensi penuh kecurangan..(contoh pada pemilihan langsung Pilgub DKI diputaran ke 2 kemarin lawan anies-sandi yaitu ahok-djarot tidak bisa berbuat curang)
Dahulu yang mereka mainkan adalah sistem Noken di Papua, dimana hak suara 300 orang dari sebuah suku bisa diwakilkan oleh kepala suku bersangkutan. Inilah kegoblokan KPU dimana sistem pemilihan model ini dianggap sah, padahal bertentangan dengan UU.
Berangkat dari sistem Noken, Jokowi dan PDIP jadi sangat diuntungkan. Kedepan sistem Noken ini tidak boleh dibiarkan, Lebih baik mereka tidak ikut mencoblos daripada merusak sistem pemilu yang telah diatur sedemikian rupa.
Melihat sistem pilgub DKI yg mulai rusak dan rubuhnya reputasi PDIP dan Jokowi, menjadi pertanda bahaya bagi mereka untuk melenggangkan kekuasaan Jokowi pada periode berikutnya.
Untuk itu, dipaksakanlah sistem pilpres E-voting pada tahun depan untuk mendulang suara melalui kecurangan demi kecurangan sistem IT yang telah mereka siapkan.
Jika sistem e-voting benar benar diterapkan maka sangat berbahaya bagi demokrasi kita, karena kita tidak bisa mendeteksi dan memproteksi pencurian suara melalu IT, lantaran SDM KPU dan tim sukses tidak secanggih warga etnis China yang ahli dibidang itu.
JIKA ADA WACANA ATAU RENCANA PEMILU DENGAN METODE E-VOTING .. MAKA KAMI MENOLAK RENCANA E-VOTING PADA PILEG & PILPRES MENDATANG! .. PEMILU HARUS JUJUR ADIL LANGSUNG UMUM BEBASDAN RAHASIA
https://m.detik.com/…/pro-kontra-e-voting-mendagri-keputusa…
Mari tolak wacana pileg dan pilres 2018 dan 2019 dgn sistem e-voting karena semua infrastuktur kita belum siap untuk mengarah ke sana.
Percayalah ini taktik pendukung penguasa yang disokong oleh komunitas IT mereka untuk melanggengkan kekuasaan jokowi yang mulai rapuh dan mulai runtuh.
Terlalu beresiko pemilihan dengan sistem E-voting tersebut, Soalnya rekap data dilaman website KPU saja mudah di bajak.
Dapat dipastikan tim ahli dan pakar IT termasuk sistem jaringan untuk e-voting PASTI DARI CHINA!
Ide untuk e-voting yang direncanakan dan akan diterapkan oleh penguasa sekarang adalah strategi licik untuk bisa berkuasa kembali setelah melihat sistem pemilihan langsung tidak dapat dirusak dengan cara curang.
ANDA BANTU MENJELASKAN INI KPD PUBLIK BERARTI ANDA TURUT SERTA MENGANTISIPASI KECURANGAN YANG AKAN DILAKUKAN PENGUASA
KALOPUN MAU MENGGANTI PRESIDEN MAKA GANTILAH PRESIDEN dengan sistem pemilihan langsung umum bebas dan rahasia, bukan dengan sistem e-voting yang sarat permainan dan kecurangan berbasis IT.
08/06/2019
1 Komen:
Muhammad Rendi
08-06-2019, 03:29:36
E Voting = genderang PERANG di tabuh,✊✊✊ ALLAHUAKBAR

Tinggalkan Balasan

Tên của bạn *
Email *
Cảm nhận *