Sedikit cuplikan keluh kesah buk Meiliana 44 dari salah seorang penasehat hukumnya

Sedikit cuplikan keluh kesah buk Meiliana (44) dari salah seorang penasehat hukumnya.
Kejadian itu pada 2016 akhir. Ibu Meiliana adalah warga keturunan China. Beliau beragama Budha. Sebagai minoritas yg tinggal di pemukiman mayoritas Muslim dan dekat masjid, beliau bergaul secara baik2 dengan warga sekitar. Pekarangan beliau juga sering digunakan untuk acara2 warga.
Satu kali ibu Meiliana duduk2 di warung bersama emak-emak. Dan ibu Mei bilang "Kok pengeras suara masjid sekarang lebih keras dari biasanya, kalau sakit gigi saya lagi kambuh semakin mendenyut di kepala".
Perkataan itu disampaikan oleh salah seorang emak kepada anak laki-lakinya" entah siapa yg membumbui tiba-tiba yg tersebar bahwa "Perempuan Cina, budha anti pada suara azan".
Berita yg tersebar persis seperti gosip (makin digosok makin sip). Mendengar berita yg bersumber dari gosip emak2, sekelompok bani pentol korek tanpa babibu langsung mendatangi ibu Meiliana. Permintaan maafpun tidak dihiraukan hingga terjadi pelemparan pada rumah bu Mei dan membesar jadi vandalisme membakar 14 Vihara dan kerusakan lainnya.
Bu Meiliana kemudian ditangkap polisi setempat dan ditahan. Akhirnya setelah berlangsung lebih kurang 2 tahun sampailah pada vonis hakim yg memble karena sepanjang proses persidangan selalu ditongkrongin bani daster pentol korek dari front umat Islam. Sehingga vonis yg menciderai rasa keadilan dan nurani orang waras. Fakta persidangan yg dipakai hakim justru bersumber dari gosip emak2. Sedangkan kesaksian saksi ahli Mas Rumadi Ahmad sama sekali tidak digubris oleh hakim.
Nuranimu dimana pak Hakim.
(FB: Sudarto Toto)
30/03/2019
10 Komen:
Amelina Priyanti
30-03-2019, 02:04:51
Menyedihkan
Bun Siaw Yen
30-03-2019, 02:04:51
Ngomong gitu doang ??? Yaelah.....di mana letak kesalahannya, yg dikeluhkan kan volume suaranya.Buat kami minoritas, masalah suara adzan bukan masalah lah, wong dr bayi jg udah biasa mendengar, malah waktu kecil suka ikutan melafalkan bacaannya.Cuma mmg klo volume terlalu kencang, apalagi terus menerus di saat ada acara2 di masjid, kadang yah agak gimana jg sih, wajarlah telinga manusia kan punya keterbatasan.
Rinaa Rin Aruan
31-03-2019, 04:37:14
Mirisnyaa.. hanya ada di Indonesia ?
Dedika Ern
31-03-2019, 04:37:14
hh.. harus ke mana mencari keadilan..
Cintiawaty Lie
01-04-2019, 04:42:05
Kalo dibalik mereka yg menista, cukup minta maaf dan tabayun, masalah selesai.#freemeiliana #ripjustice
Mindo Rosalina Manulang
01-04-2019, 04:42:05
Cuma bilang berisik Banget ya toa nya masuk bui??? What the fuck....wueeeddaaannn
Danles Pras Hutahaean
02-04-2019, 04:29:26
Sama spt kasus ahok. UU penistaan agama hanya berlaku utk minoritas.Selamat datang di indonesia.
Yani Sodiqah
02-04-2019, 04:29:26
Berarti yg salah yg menebar fitnah dong.
Rysti Sukma
03-04-2019, 04:42:51
Semoga hakimnya mendapat hidayah Allah
Diana Cecilia Sihombing
03-04-2019, 04:42:51
Jd takut, hrs hati2 ngobrol dgn ibu2 tetangga waktu beli sayuran

Tinggalkan Balasan

Tên của bạn *
Email *
Cảm nhận *